Minggu, 03 Mei 2020

Jurus Buku Diary SMPIT Daarul Ilmi Cikarang Bikin Anak Punya Banyak Kemampuan Baru

Mengapa SMPIT Daarul Ilmi Cikarang memilih salah satu proses belajar dari seluruh rangkaiannya berupa buku Diary? Karena buku diary memiliki banyak rahasia manfaat terpendam di dalamnya.

Karenanya SMPIT DIC menggunakan jurus buku diary menjadi salah satu sarana dalam proses belajar.

Banyak hal yang populer dan sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk penguatan pembelajaran terutama penanaman dan pengembangan karakter siswa. Yaitu Buku Diary. Sayangnya buku diary tidak menjadi perhatian dan cenderung diabaikan.

Sebaliknya, SMPIT Daarul Ilmi Cikarang (SMPIT DIC) mengambil pendekatan pandangan bahwa buku Diary sangat penting dalam proses kegiatan belajar anak secara keseluruhan.

Maka SMPIT Daarul Ilmi Cikarang mewajibkan kepada siswa untuk memiliki buku diary. Mengisi buku diary menjadi satu kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa SMPIT Daarul Ilmi Cikarang.

Kegiatan mengisi buku diary meliputi :
Menulis kegiatan yang pernah ia lakukan kemarin atau waktu yang telah lewat.
Menulis kegiatan yang akan dilakukan besok atau waktu yang akan datang
Menulis peristiwa atau kegiatan yang pernah ia alami.
Menulis ulang cerita yang pernah dibaca
Mengarang bebas
Dst.

Dari sini anak belajar menuangakan gagasan, pengalaman dan harapannya menjadi sebuah tulisan. Ia mampu mencatat masa lalu dan mencatat masa yanga akan datang. Dan ini menjadi dasar untuk menguasai kemampuan perencanaan hidup dan manajemen diri.

Inilah hebatnya memanfaatkan buku diary. Siswa akan mendapat pembelajaran yang sangat banyak. Buku diary menjadikan siswa akan meningkat secara kognitif. Juga kemampuannya dari segi juralistik.

Bahkan ia akan memiliki pandangan-pandangan yang bagi mereka mungkin baru. Cara pandang yang berbeda tak sekedar hidup sebagai anak yang sedang menempuh sekolah tapi menjadi anak yang punya pemikiran jauh ke depan. Tentu hal ini menjadi harapan SMPIT DIC dan pasti harapan semua orang tua.

Dengan buku diary, siswa bisa melihat catatan-catatan kegiatan dirinya, apakah kegiatannya bermanfaat atau positif sehingga menambah nilai atau kemampuan. Atau sebaliknya. Waktu yang dihabiskan itu sia-sia, hanya buang-buang waktu saja.

Catatan-catatan ini akan sangat berguna untuk belajar mengevaluasi diri dan sekaligus belajar bagaimana mengubahnya menjadikan waktu lebih bernilai lagi (makin produktif).

Sekilas tentang sejarah buku diary. Buku diary berasal dari bahasa inggris artinya buku harian.

Begini!
Buku harian ternyata sudah ada sejak zaman dulu. Pertama kali buku harian dibuat yaitu pada tahun 1963 – 1703 oleh seorang administrator angkatan laut. Dan sekarang buku harian tersebut ada di Magdalene College, Cambridge.

Mungkin ada sebagian dari kita yang masih bertanya, apa sih manfaat membuat buku harian? Bagaimana cara membuatnya dan media apa saja yang bisa kita gunakan? Wajar, saat ini buku harian hampir dilupakan sehingga tak lagi begitu popular serta dianggap remeh oleh sebagian orang.

Apa itu buku harian?
Buku harian atau dalam bahasa Inggris Diary yaitu buku yang berisi tentang catatan pribadi, berupa tulisan perasaan atau bisa berupa pengalaman hidup. Buku harian juga bisa berisi tulisan tentang cerita karangan sendiri, inspirasi dan semacamnya.

Sebelum adanya internet, orang membuat buku harian lewat secarik kertas. Berbeda dengan sekarang, banyak sekali media yang bisa kita gunakan untuk membuat buku harian.

Apa sih manfaat membuat buku harian?
Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dengan menulis buku harian, atau membuat journal harian. Semua tidak bisa disebutkan satu persatu.

Membangun Kebiasaan Menulis. Buku harian dapat membangun kebiasaan menulis. Dengan terus rutin menulis dapat membuat kemampuan menulis Anda menjadi semakin tajam. Berapa pun jumlahnya, asalkan rutin. Misal satu halaman atau beberapa halaman. Yang penting rutin, hal ini dapat memberikan dampak yang baik bagi skill menulis Anda.

Menjadi Lebih Kreatif. Membuat catatan buku harian atau jurnal harian dapat membuat kita menjadi lebih kreatif. Sebagai contoh kita membuat catatan tentang ide yang muncul, membuat beberapa jadwal pekerjaan untuk minggu depan, mencatat pengalaman saat liburan. Dengan membuat catatan seperti ini, dapat membuat seseorang menjadi lebih kreatif. Mengapa? Ketika membaca ulang, Anda dapat menjaga ide tersebut untuk dikerjakan. Bahkan bisa menyimpulkan suatu ide brilian.

Lebih Menghargai Waktu. Membuat buku harian bisa membuat Anda menjadi lebih menghargai waktu. Anda bisa menulis ketika ada waktu luang, seperti sambil mendengarkan musik, sambil duduk santai dsb.

Punya Banyak Sudut Pandang. Menulis jurnal dapat membuat kita jago melihat dari berbagai sudut pandang. Karena kita bisa membaca kembali catatan – catatan yang telah lalu. Kebiasaan analisis seperti ini dapat membuat daya perspektif menjadi semakin meningkat.

Menambah Wawasan. Menambah wawasan, ya, menulis buku harian ternyata dapat menambah wawasan. Anda dapat belajar dari pengalaman masa lalu. Apalagi buku harian ditulis berdasarkan pengalaman – pengalaman Anda. Catatan tersebut tentu tersimpan. Ketika Anda membacanya, Anda dapat menambah wawasan dan menjadi lebih bijaksana.

Semua Menjadi Tercatat. Membuat buku harian dapat menjadikan ide – ide Anda tercatat dengan baik. Anda dapat menganalisa ulang ide tersebut. Mana yang patut untuk dikerjakan atau direvisi.

Sebenarnya masih banyak. Seperti pada bidang kesehatan, menulis buku harian dapat membantu psikologis Anda menjadi lebih baik. Anda bisa menulis tentang luapan perasaan. Karena menulis dapat menjadi media untuk curhat. Ya walaupun kadang diary bentuk curhat seharusnya bersifat privasi dan tidak dipublikasikan.

Maka wajar buku harian lebih popular dikalangan wanita. Bagi laki – laki lebih cenderung ke jurnal. Yakni catatan buku kecil, bisa berupa catatan ide, list pekerjaan, mind map dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar